Cara Dasar Belajar Rebana

Cara dasar belajar rebana - Rebana adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul menggunakan tangan maupun jari jemari tangan. Kemudian pengertian lain dari rebana adalah sejenis gendang/kendang yang berbentuk bundar dan pipih yang menjadi ciri khas alat musik melayu. Pada umunya rebana digunakan untuk mengiri musik seperti musik kosidah dan hadroh. Rebana juga termasuk dalam keluarga perkusi karena cara memainkannya dipukul seperti perkusi-perkusi lainnya. Rebana juga tergolong jenis alat musik tradisional karena keberadaannya yang sudah sangat lama. Rebana digunakan oleh kelompok hadroh dan kasidah kadang pada acara adat misalnya acara syukuran pernikahan atau peresmian tempat-tempat yang berkaitan dengan religi.

Untuk belajar bermain rebana bukanlah hal yang sulit yang penting ada kemauan yang keras untuk belajar. Belajar rebana pada prinsipnya sama seperti belajar seperti alat-alat musik yang tergolong perkusi seperti kendang, jimbe dan sebagainya. Di sini difokuskan terhadap pukulan tangan atau jari jemari tangan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa bermain rebana misal belajar dari seseorang yang mahir bermain rebana atau belajar secara otodidak melalui buku belajar musik ataupun melalui internet. Dalam artikel kali ini kami akan memaparkan beberapa cara dasar belajar rebana untuk semua pembaca. Mari kita simak bersama-sama..

Cara Dasar Belajar Rebana

1. Punya Rebana

Cara dasar belajar rebana yang pertama adalah dengan memiliki rebana sendiri. Seperti alat musik yang lainnya jika kita ingin bisa cepat mahir dalam memainkannya alangkah baiknya jika kita memiliki alat musik tersebut, begitu pula dengan rebana. Hal ini dimaksudkan agar kita sering bertemu dengan rebana dan langsung memaikannya. Sering kita memainkan rebana akan cepat pula kita menjadi luwes dan terampil memainkannya. Belilah rebana second terlebih dahulu yang masih dalam kondisi baik dan dapat dipakai, tetapi jika ada budget untuk membeli yang baru, segeralah untuk membelinya.

2. Belajar Pukulan Dasar

Berbunyi "Tak(T)"

 Berbunyi "Dung(D)"

Patern dasar hadroh nikahan
  • Awalan : DT DDD / TDT DDD (dipukul berkali-kali mengikuti lagunya)
  • Naikan  : TD TTTT TTTD DDDD DDDD
  • Naik      : TTT.D.TTTD (dipukul berulang ketika reff)
  • Jeda       : T.T.T. TTTT
  • Tutup     : DD TTT. D. TTTD 

Patern dasar hadroh anakan
  • Awalan : D. T DDDT / TDTT DDDT (dipukul berulang-ulang mengikuti lagunya)
  • Naikan  : TDTT TTTT TDDD DDDD DDTT
  • Naik      : TTDT TTDT (berulang menurut lagu)
  • Jeda       : T. TTTT TTTT
  • Tutup     : TDDT TTDT TD

3. Perbanyak Koleksi Lagu-Lagu


Cara dasar belajar rebana yang ketiga adalah dengan memperbanyak koleksi lagu yang bisa dimainkan dengan rebana. Caranya dengarkanlah lagu seperti lagu hadroh kemudian cobalah untuk memainkannya kembali dengan rebanamu. Lakukan berulang kali sehingga tanganmu luwes dan terampil dalam memainkan lagunya. Setelah bisa ganti lagu lainnya sehingga koleksi lagumu menjadi banyak. Lakukan hal ini rutin tiap harinya agar kamu cepat bisa misalnya luangkan waktu minimal 2 jam pada tiap harinya untuk berlatih memainkan rebana.

4. Berdoa

Cara dasar belajar rebana yang keempat adalah dengan berdoa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa ketika akan berlatih dan setelah berlatih. Dengan berdoa memohon agar dimudahkan dalam mempelajari rebana dengan hasil yang baik. 


Terimakasih sudah membaca artikel kami ini, semoga bermanfat. Baca juga artikel kami sebelumnya tentang Tips Belajar Perkusi.


Postingan terkait:

7 Tanggapan untuk "Cara Dasar Belajar Rebana"